Suara tawa kecil dan isak tangis yang tertahan saling berbaur di bawah naungan Gelora Samador.
Di tengah tenda pengungsian dan ketidakpastian pascagempa NTT, para ibu berkumpul, duduk melingkar dalam kesederhanaan.
Hari ini bukan tentang memikirkan rumah yang retak atau barang yang hilang, melainkan tentang memberi ruang bagi hati yang lelah.
Melalui sesi psikososial yang dikemas hangat, mereka saling bergantian bercerita dan mendengarkan. Ada rasa haru saat satu per satu beban yang mengganjal di dada akhirnya terucap, dan ada kehangatan luar biasa ketika tawa kembali hadir mengikis trauma.
Mengalirkan cerita ternyata menjadi obat terbaik membuat dada tak lagi sesak, meredakan cemas, dan bikin hati terasa jauh lebih plong. Sebab di Gelora Samador, mereka sadar bahwa mereka tidak pernah berjuang sendirian.
Video: Medcom.id/Muhammad Syahrul Ramadhan
Hai, Sobat Medcom.id! Kalau kamu punya video peristiwa menarik bisa mengirimkannya ke redaksi@medcom.id
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda (rzs)