Palembang: Tanaman eceng gondok yang selama ini dianggap mengganggu lingkungan disulap menjadi produk bernilai ekonomi. Di Kelurahan Talang Putri, Kecamatan Plaju, Palembang, warga yang tergabung dalam kelompok Anak-anak Kreatif Bangsa atau ANKUBAS mengolah eceng gondok menjadi pengharum mobil. Tanaman yang tumbuh di area perairan tersebut dikumpulkan, dipilah, kemudian diolah menjadi bahan dasar sebelum dibentuk menjadi produk pengharum mobil.
Tak hanya mengejar keuntungan, kelompok ANKUBAS juga mengusung misi lingkungan. Setiap produk yang terjual turut diikuti dengan penyiapan satu benih ikan sebagai bagian dari upaya menjaga ekosistem perairan. Inovasi ini menjadi cara warga memanfaatkan tanaman yang sebelumnya dianggap sebagai persoalan lingkungan sekaligus mengembangkan produk kreatif bernilai jual.
Pengembangan produk tersebut mendapat dorongan dan pendampingan dari Pertamina RU Tiga Plaju. Sejak mulai dikembangkan pada 2024, masyarakat didorong untuk melihat potensi lingkungan sekitar sebagai peluang usaha. Meski masih dalam tahap pengembangan, kelompok ANKUBAS berharap produk pengharum mobil semakin dikenal dan dapat menambah penghasilan warga.
Inovasi warga Talang Putri menunjukkan bahwa kepedulian terhadap lingkungan dapat berjalan beriringan dengan upaya meningkatkan ekonomi masyarakat. Eceng gondok yang sebelumnya dianggap sebagai tanaman pengganggu kini dimanfaatkan menjadi produk kreatif yang memiliki nilai ekonomi sekaligus membawa manfaat bagi lingkungan.
(MUM)