Psikolog Azalia Nabila meluruskan anggapan bahwa trauma healing bertujuan membuat seseorang melupakan pengalaman traumatis. Menurutnya, ingatan tentang trauma kemungkinan akan tetap ada dan tidak harus dihilangkan sepenuhnya.
Azalia menjelaskan, trauma healing lebih bertujuan membantu seseorang agar tetap bisa beraktivitas dan menjalani kehidupan meski memiliki pengalaman traumatis. Dengan begitu, trauma tidak menjadi penghalang untuk kembali berfungsi dalam kehidupan sehari-hari.
Hal ini juga menjadi bagian penting dalam pendampingan korban bencana, termasuk mereka yang terdampak gempa di NTT.
Proses pemulihan bukan tentang melupakan, tetapi belajar melanjutkan hidup berdampingan dengan trauma yang pernah dialami.
Hai, Sobat Medcom.id! Kalau kamu punya video peristiwa menarik bisa mengirimkannya ke redaksi@medcom.id
(rzs)