Kini, persoalan tersebut mulai teratasi berkat inovasi pengolahan limbah menjadi energi. Surallah Biogas Ventures Corp menghadirkan solusi waste to energy dengan investasi mencapai 1 miliar peso atau sekitar 16 juta dolar AS. Limbah nanas yang sebelumnya terbuang kini diolah menjadi biogas bersih serta pupuk organik berkualitas tinggi.
Proses ini memanfaatkan teknologi Lipp Eco Digester yang mampu mengurai serat keras dari limbah nanas. Hasilnya, fasilitas ini mampu menghasilkan hingga 50.000 MWh energi terbarukan setiap tahun. Selain itu, residu dari proses pengolahan tidak terbuang percuma, melainkan dimanfaatkan kembali oleh petani sebagai pupuk alami.
Inovasi ini tak hanya mengurangi dampak lingkungan, tetapi juga mendukung ekonomi sirkular yang berkelanjutan. Dengan memanfaatkan limbah menjadi sumber energi, langkah ini menjadi contoh nyata bagaimana sektor industri dapat berkontribusi dalam menekan emisi karbon sekaligus menciptakan nilai tambah bagi masyarakat sekitar. Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MUM)