Ayatollah Ruhollah Khomeini wafat pada 3 Juni 1989 dalam usia 89 tahun. Dalam peringatan tersebut, para peserta terlihat mengibarkan bendera Iran dan mengikuti rangkaian acara penghormatan. Sebuah kursi peringatan juga dipajang sebagai simbol penghormatan terhadap tokoh yang memiliki peran penting dalam sejarah modern Iran.
Dalam kesempatan itu, perwakilan Pemimpin Tertinggi Iran membacakan pesan yang menekankan pentingnya menjaga persatuan nasional di tengah berbagai tantangan. Pesan tersebut menyebut adanya upaya pihak luar untuk melemahkan ketahanan masyarakat Iran melalui penyebaran ketakutan dan perpecahan.
Sementara itu, Ahmad Khomeini, turut menyampaikan pandangannya mengenai hubungan Iran dengan Amerika Serikat. Pernyataannya kembali menegaskan sikap kritis yang selama ini menjadi bagian dari narasi politik Iran. Peringatan tahunan ini tidak hanya menjadi ajang mengenang sosok Khomeini, tetapi juga momentum untuk menegaskan identitas dan semangat persatuan bangsa Iran. Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MUM)