Prosesi tahunan ini berlangsung khidmat sejak Kamis hingga Jumat pagi di dua kapela tempat bertahtanya patung Tuan Ma dan Tuan Ana. Umat secara bergantian mencium patung sebagai bentuk penghormatan dan penghayatan iman.
Tak hanya dari dalam negeri, peziarah dari mancanegara juga turut hadir. Suasana religius terasa kuat di tengah antrean panjang umat yang mengikuti prosesi dengan tertib dan penuh kekhusyukan.
Salah satu peziarah asal Manggarai mengaku bersyukur dapat mengikuti tradisi tersebut untuk pertama kalinya. “Ini pertama kali saya datang ke Larantuka dan merasa istimewa bisa mengikuti momen ini. Kebetulan marga kami mendapat tugas dalam pelaksanaan Semana Santa tahun ini,” ujarnya. Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MUM)