Akses Terputus, Siswa SD di Bireuen Menyebrangi Sungai Demi Bersekolah

Medcom • 06 Januari 2026 17:47

Aceh: Belasan siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) 16 Juli, Kabupaten Bireuen, Aceh, terpaksa menempuh perjalanan berisiko demi tetap bisa bersekolah. Mereka harus mengarungi sungai dan menumpang perahu getek setelah jembatan gantung penghubung antardesa putus diterjang banjir bandang. Jalur tersebut kini menjadi satu-satunya akses yang dapat dilalui warga.

 

Setiap hari, para siswa melewati jalur ekstrem dengan kondisi sungai yang tidak menentu. Perjalanan menuju sekolah menjadi lebih panjang dan melelahkan, namun semangat belajar tetap mereka tunjukkan meski harus menghadapi risiko keselamatan di tengah keterbatasan sarana.

 

Tak hanya siswa, warga Desa Kubang Hitam juga terdampak akibat putusnya jembatan tersebut. Akses utama menuju ibu kota kecamatan kini hanya bisa dilalui menggunakan perahu getek. Namun, moda transportasi ini pun kerap tidak dapat beroperasi saat debit air sungai meningkat dan arus sungai deras.

 

Warga berharap pemerintah segera turun tangan membangun kembali jembatan penghubung yang rusak. Selain untuk menjamin keselamatan anak-anak saat bersekolah, keberadaan jembatan dinilai penting guna memulihkan aktivitas warga dan menggerakkan kembali roda perekonomian desa yang sempat terhambat akibat bencana.

 

(Ahmad Mumtaz Albika Musyarrif)



Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News


(MMI)

Medcom Nasional