Bayi panda tersebut diberi nama Satrio Wiratama, yang memiliki makna kesatria, pemberani, mulia, dan berbudi luhur. Nama ini mencerminkan harapan akan ketangguhan, keluhuran moral, serta masa depan yang kuat bagi keberlanjutan upaya konservasi satwa langka di Indonesia.
Penamaan Satrio Wiratama diberikan atas pesan dan harapan simbolik dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Acara pengumuman ini turut dihadiri Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, Duta Besar Republik Rakyat Tiongkok untuk Indonesia, serta jajaran pejabat kehutanan dan konservasi dari kedua negara.
Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menegaskan arti penting kelahiran bayi panda ini, tidak hanya dari sisi konservasi satwa, tetapi juga sebagai simbol eratnya hubungan bilateral Indonesia dan Tiongkok. Keberhasilan proses inseminasi ini menjadi capaian penting dalam kerja sama konservasi panda, sekaligus menunjukkan peningkatan kapasitas tenaga medis dan konservasi satwa di Indonesia.
(Ahmad Mumtaz Albika Musyarrif) Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MMI)