Arus air yang mengalir di genangan tersebut terbilang cukup deras. Namun hal itu tak menyurutkan semangat anak-anak untuk bermain bersama, bahkan ditemani orang tua mereka. Beberapa anak tampak berenang dan bercanda, sementara lainnya berlari dan berendam seolah berada di kolam renang pribadi.
Banjir setinggi sekitar 20 sentimeter ini diketahui berasal dari luapan Sungai Cidurian yang melintasi wilayah tersebut. Meski menyadari potensi bahaya dan risiko penyakit dari air banjir, para orang tua tetap mengawasi anak-anak mereka agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan.
Di tengah kondisi tersebut, warga berharap pemerintah segera melakukan perbaikan tanggul Sungai Cidurian yang telah jebol hampir selama 10 tahun terakhir. Warga menilai perbaikan harus segera dilakukan agar banjir tak lagi merendam permukiman.
(Ahmad Mumtaz Albika Musyarrif) Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MMI)