Sapi asal Madura dan Bali masih menjadi pilihan utama masyarakat karena ukuran tubuhnya dinilai ideal dan telah memenuhi syarat usia kurban. Sementara sapi limousin asal Bali menjadi jenis yang paling diminati dengan harga berkisar Rp25 juta hingga Rp30 juta per ekor. Adapun sapi Madura menjadi alternatif yang lebih terjangkau bagi masyarakat.
Salah satu pelaku usaha hewan kurban, Sudiharsoyo, mengaku telah menyiapkan puluhan ekor sapi dan berencana menambah stok menjelang puncak Idul Adha. Namun, ia memperkirakan total penjualan tahun ini tidak akan menyamai capaian tahun lalu. Menurutnya, kenaikan harga karkas membuat harga sapi naik sekitar Rp1,5 juta hingga Rp2 juta per ekor.
Sementara itu, Pemerintah Kota Yogyakarta terus memperketat pengawasan kesehatan hewan kurban untuk mencegah penyebaran penyakit seperti PMK dan antraks. Seluruh hewan kurban yang masuk ke wilayah Yogyakarta juga diwajibkan memiliki Surat Keterangan Kesehatan Hewan atau SKKH guna memastikan kondisi ternak aman sebelum dijual kepada masyarakat. Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MUM)