Salah satu acara yang menarik perhatian pengunjung adalah 'nyedengin baju' atau lomba fashion show bertema unik dan penuh warna. Para peserta tampil dengan berbagai kostum kreatif, mulai dari nuansa jadul tahun 1970-an hingga karakter ikonik yang menghidupkan suasana festival. Kegiatan ini menjadi simbol kebersamaan sekaligus cara masyarakat merayakan tradisi khas Depok dengan penuh kegembiraan.
Tak hanya fashion show, Lebaran Depok juga menghadirkan rangkaian tradisi budaya seperti ngubeg empang, nyuci perabot, hingga potong kebo andil yang menjadi bagian dari kearifan lokal masyarakat. Selain itu, konser musik dan bazar UMKM turut memeriahkan acara, memberi ruang bagi pelaku usaha lokal untuk memperkenalkan produk unggulan mereka kepada pengunjung.
Melalui festival ini, masyarakat diajak untuk terus menjaga tradisi dan memperkuat rasa kebersamaan di tengah perkembangan kota yang semakin modern. Warga Depok maupun masyarakat Jabodetabek masih dapat menikmati kemeriahan Lebaran Depok hingga 9 Mei 2026, sekaligus merasakan semangat budaya yang terus hidup di kota tersebut. Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MUM)