Program ini menjadi bagian dari upaya mendorong masyarakat beralih ke transportasi publik. Selain menekan kemacetan, kebijakan ini juga diharapkan dapat mendukung gaya hidup yang lebih sehat sekaligus mengurangi emisi di ibu kota.
Minat masyarakat terhadap transportasi publik sendiri menunjukkan tren positif. Sepanjang triwulan I 2026, jumlah penumpang TransJakarta, MRT Jakarta, dan LRT Jakarta mencapai 112,1 juta orang. Angka ini meningkat 7,99 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang tercatat 103,8 juta penumpang.
Peningkatan tersebut didorong berbagai pembenahan, mulai dari perluasan rute dan armada, peningkatan fasilitas, hingga integrasi layanan dan digitalisasi pembayaran. Dengan insentif tarif murah seperti ini, diharapkan semakin banyak warga yang menjadikan transportasi umum sebagai pilihan utama dalam beraktivitas sehari-hari. Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MUM)