Jurnalis dan Pers Mahasiswa di Kendari Dapat Pelatihan AI

Medcom • 14 Mei 2026 11:23
Kendari: Kementerian Komunikasi dan Digital berkolaborasi dengan Dewan Pers dan Media Indonesia menggelar pelatihan penggunaan artificial intelligence atau AI bagi jurnalis dan pers mahasiswa di Kendari. Pelatihan ini bertujuan meningkatkan pemahaman mengenai pemanfaatan teknologi AI dalam menunjang kerja-kerja jurnalistik di era digital.

Dalam pelatihan tersebut, peserta diajak membahas bagaimana AI dapat menjadi peluang sekaligus tantangan bagi dunia pers. Teknologi AI dinilai mampu membantu mempercepat proses produksi berita, mulai dari pengolahan data hingga penyusunan informasi. Namun di sisi lain, penggunaan AI juga dinilai perlu diimbangi dengan pengawasan ketat agar tidak mengurangi kualitas dan integritas jurnalistik.

Direktur Ekosistem Media Komdigi, Farida Dewi Maharani, mengatakan nilai dasar jurnalistik seperti verifikasi, independensi, dan akurasi tetap menjadi tanggung jawab manusia. Hal senada juga disampaikan Ketua Komisi Penelitian, Pendataan, dan Ratifikasi Pers Dewan Pers, Yogi Hadi Ismanto, yang menegaskan bahwa teknologi tidak boleh menggantikan fungsi kontrol manusia dalam proses jurnalistik.

Sementara itu, Asisten Kepala Divisi Pemberitaan Media Indonesia, Iis Zatnika, menyebut Kota Kendari dipilih sebagai salah satu daerah sasaran literasi AI karena dinilai membutuhkan peningkatan pemahaman mengenai penggunaan kecerdasan buatan dalam dunia jurnalistik. Melalui pelatihan ini, diharapkan para jurnalis dan pers mahasiswa dapat memanfaatkan AI secara bijak tanpa meninggalkan prinsip-prinsip utama pers.


Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News


(MUM)

Medcom Nasional