Siswa di Pandeglang Nekat Lewati Jembatan Ambruk Demi Bersekolah

Medcom • 04 Februari 2026 16:16

Pandeglang: Sejumlah siswa sekolah dasar di Kabupaten Pandeglang, Banten, terpaksa melakukan aksi nekat demi bisa berangkat ke sekolah. Mereka menyeberangi jembatan yang telah ambruk di Kampung Kadupandak, Desa Sinarjaya, Kecamatan Mandalawangi. Kondisi ini dinilai sangat membahayakan keselamatan, terutama bagi anak-anak yang setiap hari harus melintas di jalur tersebut.

 

Keterbatasan akses membuat para siswa tidak memiliki banyak pilihan. Jembatan yang rusak menjadi satu-satunya jalan pintas menuju sekolah. Beberapa warga terlihat membantu anak-anak menyeberang agar tidak terjatuh ke sungai. Pemandangan ini menjadi keseharian warga setempat sejak jembatan tersebut ambruk.

 

Warga mengungkapkan, memang terdapat jalur alternatif yang bisa digunakan. Namun jaraknya jauh dan menyulitkan anak-anak sekolah yang harus memutar cukup lama. Kondisi itu membuat mereka terpaksa memilih jalur berbahaya demi mengejar waktu masuk sekolah. Warga berharap pemerintah segera memberikan solusi sementara agar keselamatan anak-anak lebih terjamin.

 

Salah seorang warga Desa Sinarjaya, Mamat, mengaku khawatir dengan kondisi tersebut. Ia menyebut banyak anak sekolah terpaksa melintas di jembatan rusak karena tidak ada pilihan lain. Hal senada disampaikan warga lainnya, Muztahid, yang menilai kondisi akses penyeberangan sangat mengkhawatirkan dan berpotensi membahayakan nyawa anak-anak jika tidak segera ditangani.



Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News


(MUM)

Medcom Nasional