Basuh Kaki Orang Tua, Tradisi Penuh Makna di Pecinan Semarang

Medcom • 17 Februari 2026 13:36
Semarang: Suasana haru menyelimuti Gedung Rasa Dharma Pecinan, Semarang, saat tradisi basuh kaki orang tua digelar sebagai simbol penghormatan tertinggi seorang anak kepada orang tuanya. Prosesi ini berlangsung khidmat, diiringi rasa syukur dan doa yang dipanjatkan bersama.

Tradisi tersebut menjadi bagian dari peringatan 150 tahun Perkumpulan Sosial Boen Hian Tong. Lebih dari 20 pasangan orang tua dan anak mengikuti prosesi membasuh kaki, sebelum anak-anak menyuguhkan secangkir teh hangat dengan kedua tangan sebagai bentuk bakti dalam budaya Tionghoa.

Air yang mengalir saat prosesi bukan sekadar simbol pembersihan, melainkan wujud terima kasih atas kasih sayang dan pengorbanan orang tua. Gestur sederhana ini menjadi pengingat akan pentingnya nilai bakti yang diwariskan lintas generasi.

Bagi panitia, perayaan satu setengah abad organisasi ini tidak dirayakan dengan kemewahan, melainkan melalui kegiatan yang sarat makna. Tradisi basuh kaki dipilih sebagai refleksi bahwa penghormatan dan cinta kepada orang tua adalah fondasi utama dalam menjaga nilai kebersamaan dan warisan budaya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News


(MUM)

Medcom Nasional