Tradisi tersebut menjadi bagian dari peringatan 150 tahun Perkumpulan Sosial Boen Hian Tong. Lebih dari 20 pasangan orang tua dan anak mengikuti prosesi membasuh kaki, sebelum anak-anak menyuguhkan secangkir teh hangat dengan kedua tangan sebagai bentuk bakti dalam budaya Tionghoa.
Air yang mengalir saat prosesi bukan sekadar simbol pembersihan, melainkan wujud terima kasih atas kasih sayang dan pengorbanan orang tua. Gestur sederhana ini menjadi pengingat akan pentingnya nilai bakti yang diwariskan lintas generasi.
Bagi panitia, perayaan satu setengah abad organisasi ini tidak dirayakan dengan kemewahan, melainkan melalui kegiatan yang sarat makna. Tradisi basuh kaki dipilih sebagai refleksi bahwa penghormatan dan cinta kepada orang tua adalah fondasi utama dalam menjaga nilai kebersamaan dan warisan budaya. Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MUM)