Banjarnegara: Menjelang datangnya bulan suci Ramadan, masyarakat di sejumlah daerah mulai menggelar tradisi adat. Salah satunya dilakukan warga Banjarnegara melalui tradisi Rewahan sebagai wujud rasa syukur sekaligus doa bersama menyambut bulan puasa.
Tradisi Rewahan digelar di Lapangan Desa Gripit, Kecamatan Banjarmangu. Ratusan warga tampak berkumpul untuk mengikuti doa bersama serta melantunkan selawat sebagai bentuk persiapan spiritual menjelang Ramadan.
Usai doa bersama, warga mengikuti prosesi rebutan tiga gunungan ketupat dan kue apem. Gunungan tersebut menjadi simbol ungkapan rasa syukur atas rezeki yang diterima, sekaligus harapan akan keberkahan di bulan suci.
Sejumlah warga rela berdesakan demi mendapatkan ketupat yang dipercaya membawa berkah. Dalam waktu kurang dari lima menit, tiga gunungan ketupat dan kue apem ludes diperebutkan masyarakat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di