Rip current adalah arus laut yang sangat kuat dan berbahaya, membentuk saluran sempit yang bisa menarik perenang ke tengah laut dengan kecepatan hingga 2 meter per detik. Meskipun terlihat tenang di permukaan, area ini memiliki kedalaman lebih dari sekitarnya, sehingga berpotensi menciptakan rip current.
Baru-baru ini, tim peneliti melakukan eksperimen di Pantai Drini, Gunungkidul, untuk memetakan pergerakan rip current dengan menggunakan larutan Uranine. Hasil eksperimen ini menunjukkan hasil cukup mengkhawatirkan, mengingat rip current di kawasan tersebut dapat terdeteksi dengan jelas menggunakan pewarna yang membentuk "jalur" yang mengarah ke laut.
Hai, Sobat Medcom.id! Kalau kamu punya video peristiwa menarik bisa mengirimkannya ke redaksi@medcom.id
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(rzs)