Prof. Arif Satria, Kepala BRIN, menjelaskan bahwa teknologi yang dikembangkan BRIN tidak selalu soal pesawat, kapal, atau teknologi canggih lainnya. Salah satunya adalah riset material untuk membuat sepatu yang murah, awet, nyaman, dan mudah dirawat.
Menurut Arif, sepatu memang terlihat sederhana, tetapi proses membuat material yang tepat membutuhkan keahlian khusus dari para peneliti. Riset ini juga diarahkan untuk membantu masyarakat, terutama agar anak-anak dari keluarga kurang mampu bisa mendapatkan sepatu yang terjangkau dan tahan lama untuk sekolah.
BRIN nantinya tidak akan memproduksi sepatu secara massal. Teknologi tersebut justru akan ditawarkan kepada UMKM agar bisa dikembangkan menjadi produk dan dijual ke masyarakat.
Hai, Sobat Medcom.id! Kalau kamu punya video peristiwa menarik bisa mengirimkannya ke redaksi@medcom.id
(rzs)