Jakarta: Jakarta Job Fair 2026 kembali hadir di Gedung Balai Prajurit Ragunan, Jakarta Selatan dengan membuka ribuan kesempatan kerja bagi pencari kerja dari berbagai latar belakang. Tak hanya fresh graduate, bursa kerja ini juga diikuti profesional berpengalaman hingga ibu rumah tangga yang ingin kembali ke dunia kerja.
Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi Provinsi DKI Jakarta menggelar Jakarta Job Fair di Gedung Balai Prajurit Ragunan, Jakarta Selatan. Bursa kerja yang berlangsung selama dua hari, mulai pukul 10.00 hingga 16.00 WIB, diikuti 37 perusahaan dengan menyediakan hingga 3.857 lowongan pekerjaan. Selain rekrutmen, kegiatan ini juga menghadirkan talkshow dan bazar UMKM serta terbuka untuk masyarakat umum.
Salah satu pencari kerja yang memanfaatkan kesempatan tersebut ialah Rida Ningtyas. Ibu rumah tangga itu kembali mencoba peruntungan setelah memiliki pengalaman delapan tahun sebagai pekerja pemasaran. Kini, Rida mencari peluang di bidang sumber daya manusia atau personalia. Ia menilai kecerdasan buatan atau AI hanya menjadi alat bantu dan belum dapat menggantikan aspek emosional dalam pekerjaan sumber daya manusia.
"Cuma ada beberapa yang tidak bisa digantikan oleh AI, khususnya di bagian human capital management ini karena kita harus face to face, harus berbicara, secara psikologinya harus tersampaikan. Sedangkan kalau AI sendiri kan hanya berdasarkan teori," ujar Rida.
Berbekal pengalaman kerja serta gelar pascasarjana yang baru diraihnya, Rida optimistis dapat bersaing dengan para fresh graduate yang turut memburu pekerjaan di Jakarta Job Fair 2026.
(MUM)