Trenggalek: Sejumlah warga saling dorong untuk berebut dua gunungan hasil bumi dalam rangkaian peringatan Hari Jadi ke-832 Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur. Tradisi tersebut menjadi salah satu bagian dari perayaan yang juga diisi kirab pusaka kabupaten.
Rangkaian kegiatan diawali dengan kirab pusaka kabupaten dari Kamulan-Durenan, dan Karangrejo-Kampak, menuju Pendopo Agung Manggala Praja Nugraha. Dalam kirab tersebut, sejumlah pejabat berjalan tanpa alas kaki. Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin mengatakan tradisi itu menjadi simbol harapan agar para pejabat terus berjuang untuk kemakmuran masyarakat.
Perayaan Hari Jadi ke-832 Trenggalek tahun ini bertepatan dengan bulan Maulid Nabi Muhammad SAW. Selain kirab pusaka, masyarakat turut memeriahkan acara dengan berebut dua gunungan raksasa yang berisi hasil bumi. Tradisi tersebut berlangsung meriah dengan warga yang antusias mendapatkan hasil bumi dari gunungan.
Warga berharap rangkaian peringatan Hari Jadi Trenggalek tidak hanya menjadi perayaan budaya, tetapi juga membawa keberkahan bagi masyarakat.
“Semoga Trenggalek ini menjadikan kota yang super makmur, masyarakatnya hidup makmur, tenang, damai,” ujar salah seorang warga.
(MUM)