Jakarta: Memasuki tahun ke-13, Pertamina Eco Run Fest terus berkembang menjadi ajang olahraga sekaligus edukasi lingkungan. Melalui kegiatan Road to Pertamina Eco Run Fest 2026, masyarakat diajak terlibat langsung dalam aksi menjaga lingkungan, mulai dari berlari sambil memungut sampah hingga mengolah limbah menjadi barang bernilai guna.
Aksi tersebut diwujudkan melalui kegiatan Fun Run dan plogging, yakni berlari sambil memungut sampah di sepanjang rute. Kegiatan ini melibatkan masyarakat, termasuk perwakilan dari 10 sekolah di DKI Jakarta. Peserta juga dapat mengikuti Eco Workshop untuk mempelajari cara mengolah sampah menjadi produk seperti dompet dan gantungan kunci melalui teknik upcycling.
Rangkaian Road to Pertamina Eco Run Fest 2026 juga mencakup tiga agenda utama, yakni Innovation Lab, Spark the Road, dan Sound of Change. Innovation Lab menjadi ruang bagi pelajar dan generasi muda untuk mengembangkan ide serta solusi atas tantangan lingkungan. Spark the Road mendorong gaya hidup bertanggung jawab melalui aktivitas olahraga dan plogging, sementara Sound of Change memadukan musik dan kreativitas untuk menyampaikan pesan keberlanjutan.
Komitmen terhadap lingkungan turut diwujudkan melalui tujuh inisiatif, yaitu Eco Jersey, Eco Innovation, Eco Mission, Eco Talent, Eco Production, Eco Waste Management, dan Eco Education. Kegiatan ini juga menghadirkan hiburan, termasuk penampilan Adrian Khalif dan Berlari Berdendang. Melalui perpaduan olahraga, edukasi, musik, dan aksi lingkungan, masyarakat diajak membangun kebiasaan sederhana untuk menjaga kebersihan serta mengelola sampah dalam kehidupan sehari-hari.
(MUM)