Banjir Dua Pekan, Rakit Batang Pisang Jadi Andalan Warga Mintomulyo

Medcom • 23 Januari 2026 19:25

Pati: Banjir masih merendam permukiman warga Desa Mintomulyo, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Genangan air yang telah berlangsung selama dua pekan ini belum juga menunjukkan tanda-tanda surut, membuat warga harus beradaptasi dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Hingga Jumat, 23 Januari 2026, air banjir masih menggenangi rumah-rumah dan akses jalan di desa tersebut.

 

Ketinggian air di sejumlah titik, terutama di jalan utama desa, mencapai lebih dari satu meter. Kondisi ini melumpuhkan mobilitas warga karena kendaraan roda dua maupun roda empat tidak dapat melintas. Aktivitas ekonomi dan sosial pun ikut terganggu, sementara warga hanya bisa mengandalkan jalur air untuk berpindah tempat.

 

Di tengah keterbatasan, warga berinisiatif membuat perahu rakit dari bahan seadanya, salah satunya menggunakan batang pisang. Seperti yang dilakukan Mbah Suparjo, warga berusia 65 tahun, yang tampak menggunakan perahu rakit buatannya untuk keluar rumah menuju jalan raya yang tidak tergenang. Ia mengaku harus menggunakan perahu setiap kali hendak berbelanja ke pasar atau memenuhi kebutuhan harian.

 

Data sementara mencatat banjir di Desa Mintomulyo merendam sekitar 600 rumah warga. Sedikitnya 2.900 jiwa terdampak dan terpaksa beradaptasi dengan kondisi banjir yang berkepanjangan. Warga berharap air segera surut agar aktivitas dapat kembali berjalan normal.

 

(Ahmad Mumtaz Albika Musyarrif)



Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News


(MMI)

Medcom Nasional