Ramadan Tiba, Pasar Tradisional Riyadh Diserbu Pembeli

Medcom • 20 Februari 2026 13:12
Riyadh: Warga Riyadh memadati pasar tradisional pada hari pertama Ramadan 2026 untuk membeli kebutuhan pangan dan kurma. Di tengah tren kenaikan harga bahan pokok, antusiasme masyarakat tetap tinggi. Kesibukan terlihat di Pasar Al-Rabwa, ketika pengunjung memenuhi keranjang mereka dengan buah, sayuran segar, serta aneka bahan makanan untuk hidangan iftar bersama keluarga.

Para pedagang menyambut lonjakan pembeli yang datang sejak pagi hingga menjelang sore. Salah satu pemilik toko mengatakan buah-buahan seperti jeruk, lemon, mangga, dan alpukat menjadi primadona karena banyak diolah menjadi minuman dingin saat berbuka. Meski sebagian warga mengaku lebih berhati-hati dalam berbelanja akibat meningkatnya biaya hidup, momen Ramadan tetap menjadi prioritas untuk menyajikan hidangan terbaik.

Di pusat penjualan kurma, tumpukan kotak berisi berbagai jenis kurma memenuhi etalase. Seorang pedagang, Saleh AlAhmari, mengungkapkan bahwa permintaan biasanya meningkat hingga dua kali lipat dibanding bulan-bulan biasa. Tradisi berbuka puasa di Arab Saudi sendiri identik dengan meneguk air dan menyantap beberapa butir kurma, mengikuti sunnah Nabi Muhammad.

Menjelang Maghrib, suasana religius semakin terasa ketika azan berkumandang dan warga bergegas menuju masjid untuk salat berjamaah serta tadarus Al-Qur’an. Bagi masyarakat Riyadh, Ramadan bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, melainkan momentum mempererat kebersamaan sekaligus meningkatkan ibadah sepanjang bulan suci.

Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News


(MUM)

Medcom Nasional