Perjalanannya dimulai dari kebiasaan membaca yang tumbuh alami di lingkungan keluarga yang mendukung. Bukan karena dorongan mengejar prestasi, Deliang kecil lebih tertarik menjelajahi dunia-dunia rekaan yang ia temui dalam buku. Dari situlah keinginan untuk menulis muncul dan berkembang seiring waktu.
Kini, Deliang telah menulis puluhan buku berbahasa Inggris. Sejumlah karyanya bahkan berhasil menembus daftar 15 besar buku terlaris di platform Amazon pada kategori Dark Comedy dan Fantasi di Amerika Serikat serta Inggris. Capaian tersebut menjadi bukti bahwa karya dari penulis muda Indonesia mampu bersaing di kancah global.
Dari buku pertamanya berjudul Deliang The Deer hingga novel fantasi Regal The Last Guardian, karya-karya Deliang mendapat respons positif dari pembaca mancanegara. Kisahnya diharapkan dapat menginspirasi orang tua dan pendidik untuk memberi ruang lebih luas bagi anak dalam berkarya, sekaligus memperkuat fondasi literasi nasional melalui dukungan yang konsisten sejak dini. Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MUM)