Setiap RT di Kecamatan Krian menampilkan tumpeng dengan kreasi unik. Puluhan tumpeng yang dihias penuh kreativitas itu menggunakan hasil bumi unggulan desa setempat, seperti sayur-mayur, buah-buahan, dan tempe, yang tersusun rapi membentuk puncak tumpeng.
Warga percaya, kegiatan berebut tumpeng ini bukan hanya sekadar hiburan, tetapi juga membawa berkah bagi desa. Selain itu, tradisi ini menjadi ungkapan rasa syukur atas hasil panen yang melimpah dan simbol kebersamaan masyarakat setempat.
Suasana pun semakin meriah ketika anak-anak ikut memeriahkan acara dengan menampilkan tumpeng mereka sendiri. Ratusan warga tampak antusias mengikuti prosesi ini, saling berebut aneka hasil bumi dan tempe, sambil tersenyum dan berbagi kebahagiaan menjelang Ramadan. Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MUM)