Sambut Cap Go Meh, Warga Singkawang Jalani Ritual Tolak Bala

Medcom Nasional ritual tolak bala cap go meh
MetroTV • 26 Februari 2021 18:04
Dalam rangka menyambut perayaan Cap Go Meh 2572, sejumlah Tatung atau Lauya di kota Singkawang, Kalimantan Barat melaksanakan ritual tolak bala dengan berjalan kaki mendatang sejumlah kelenteng dan vihara tertua. Ritual yang biasanya disertai bunyi-bunyian serta pawai keliling kota, kali ini ditiadakan lantaran pandemi COVID-19 masih melanda.
 
Beginilah suasana ritual tolak bala yang dilaksanakan oleh sejumlah Tatung atau orang pilihan dewa dalam menyambut perayaan  hari ke 15 penanggalan imlek atau yang disebut Cap Go Meh 2575 tahun 2021 di kota Singkawang, Kalimantan Barat.
 
Sebelum melaksanakan ritual, mereka mendatangi kelenteng dan vihara. Para Tatung terlebih dahulu melakukan ritual bakar dupa/kemenyan untuk memanggil para arwah serta atraksi menduduki tandu yang sudah di pasang mata pedang dan tombak.

Setelah kerasukan arwah leluhur, Tatung yang merupakan anak muda berjalan kaki mendatangi sejumlah kelenteng dan vihara tertua di kota Singkawang. Menurut Hery Kin, tokoh warga Tionghoa kota Singkawang sejumlah Tatung yang berjalan kaki menuju kelenteng dan vihara di hari ke 15 penanggalan imlek merupakan ritual tolak bala dan ada tradisi warga Tionghoa sejak zaman dahulu yang wajib dilaksanakan.
 
Puncak perayaan Cap Go Meh biasanya dirayakan dengan festival lampion atraksi ratusan tatung lauya arak-arakan naga dan barongsai. Namun pada tahun ini, acara tersebut ditiadakan oleh pemerintah kabupaten singkawang. Hal itu disebabkan pandemi COVID-19 yang masih melanda. Warga tionghoa di singkawang berharap pandemi segera usai dan tahun depan. Mereka bisa kembali merayakan Cap Go Meh dengan meriah. METRO TV/ Nasir Putra.

(ARV)

Bagaimana tanggapan anda mengenai video ini?

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif