Pantauan di Pasar Kopro menunjukkan aktivitas jual beli daging sapi terhenti. Deretan kios pedagang daging sapi terlihat kosong, sementara hanya pedagang daging kambing yang masih melayani pembeli. Para pedagang memilih menutup lapak sebagai bentuk protes terhadap harga daging sapi yang dinilai semakin tidak terjangkau, baik bagi pedagang maupun konsumen.
Salah seorang pedagang daging sapi di Pasar Kopro, Rico, mengatakan harga daging sapi di tingkat pasar saat ini berkisar antara Rp150.000 hingga Rp160.000 per kilogram. Kondisi tersebut membuat daya beli masyarakat menurun, terutama dari kalangan menengah ke bawah, sehingga berdampak langsung pada penurunan omzet pedagang.
Melalui aksi mogok berjualan ini, para pedagang berharap pemerintah dan pihak terkait segera turun tangan untuk menstabilkan harga daging sapi. Mereka menilai langkah tersebut penting agar masyarakat kembali mampu membeli daging sapi dengan harga terjangkau, sekaligus membantu pedagang kembali menjalankan usahanya secara normal.
(Ahmad Mumtaz Albika Musyarrif) Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MMI)