Pemilihan diksi kata unik seperti "Jentaka", "Serana", "Derana" hingga "Sadrah" kini pun lekat menjadi warna tersendiri.
Para personel for Revenge pun mengungkap alasan sederhana di balik penggunaan kata-kata tersebut. Chimot (drum), menyebut karena ingin lebih mengenalkan bahasa Indonesia. Sementara, sang vokalis Boniex Noer mengungkap bahwa latar belakangnya di bidang jurnalistik turut berperan dalam pembentukan gaya penulisan lirik for Revenge.
Hai, Sobat Medcom.id! Kalau kamu punya video peristiwa menarik bisa mengirimkannya ke redaksi@medcom.id Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(rzs)