Dua dekade setelah ajang pencarian bakat itu, Monita tidak sekadar berbicara soal nostalgia. Ia mengakui tekanan usia 17 tahun yang harus tampil sempurna setiap minggu, fase menghibur orang banyak namun menangis di belakang panggung, hingga momen krisis identitas ketika ia bertanya: “Aku penyanyi yang seperti apa sebenarnya?”
Kini, melalui konser Merona dan perjalanan musik yang lebih intim, Monita memilih jalan sebagai dirinya sendiri dalam musik yang dia imani. Simak episode terbaru Shindu's Scoop. Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(rzs)