Jakarta: Pesatnya pembangunan Jakarta sebagai kota metropolitan, masih terdapat kampung-kampung kota yang bertahan di antara gedung pencakar langit dan kawasan bisnis modern. Salah satunya berada di Kelurahan Tambora, Jakarta Barat. Di kawasan padat penduduk ini, kehidupan masyarakat tetap berjalan dengan karakter khas yang mempertahankan nilai kebersamaan di tengah perubahan wajah ibu kota.
Meski ruang permukiman semakin terbatas, hubungan antartetangga masih terjalin erat. Semangat gotong royong tetap menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari, sementara sebagian besar warga menggantungkan penghasilan dari usaha kecil dan pekerjaan informal. Kedekatan dengan pusat aktivitas ekonomi membuat banyak warga memilih tetap tinggal, meski biaya hidup dan harga lahan terus meningkat.
Bagi warga, kampung bukan sekadar tempat tinggal, melainkan ruang tumbuhnya hubungan sosial yang telah terjalin selama puluhan tahun. Kehangatan lingkungan serta dukungan antarwarga menjadi alasan mereka bertahan. Meski sebagian memiliki keinginan untuk pindah ke rumah yang lebih layak, keterbatasan ekonomi membuat mereka tetap menetap di kawasan tersebut.
Kontras antara permukiman sederhana dan gedung-gedung modern menjadi gambaran dua sisi Jakarta yang hidup berdampingan. Di balik pesatnya pembangunan kota, kampung-kampung seperti Tambora masih menjadi penjaga identitas, budaya, dan semangat kebersamaan yang telah lama menjadi bagian dari perjalanan ibu kota.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(MUM)