Erupsi gunung berapi tidak hanya menjadi ancaman bagi warga di sekitar kawasan gunung. Abu vulkanik yang terbawa angin juga dapat mengganggu penerbangan karena bisa masuk ke dalam mesin pesawat.
Lantas, mengapa abu vulkanik berbahaya bagi pesawat?
Dosen Teknik Metalurgi Institut Teknologi Bandung (ITB) Imam Santoso menjelaskan risiko tersebut dengan bahasa sederhana yang disebutnya "bahasa dapur". Ia mengibaratkan abu vulkanik seperti kecap yang meleleh dan kemudian menempel pada lapisan pelindung komponen mesin pesawat.
Dok. Instagram/santosoim
Hai, Sobat Medcom.id! Kalau kamu punya video peristiwa menarik bisa mengirimkannya ke redaksi@medcom.id
(rzs)