Mie Balap Putra Denai dikenal dengan cita rasa khas dan harga yang terjangkau. Menu yang ditawarkan dibanderol mulai dari Rp8.000 untuk porsi biasa hingga Rp25.000 untuk paket jumbo seafood. Harga tersebut membuat usaha ini mampu menjangkau berbagai kalangan, mulai dari pelajar, pekerja, hingga keluarga. Ramainya pembeli membuat usaha ini tetap bertahan bahkan berkembang di tengah ketatnya persaingan kuliner di Kota Medan.
Pemilik usaha, Anisa, mengungkapkan bahwa omset usahanya saat ini bisa mencapai sekitar Rp5 juta per bulan. Menurutnya, kunci bertahan di tengah persaingan adalah menjaga kualitas rasa dan tidak mengecewakan pelanggan. Selain itu, Mie Balap Putra Denai juga membuka lapangan pekerjaan bagi warga sekitar dengan mempekerjakan enam orang karyawan.
Keunikan Mie Balap Putra Denai terletak pada proses memasaknya yang masih menggunakan tungku arang, sehingga menghasilkan aroma dan cita rasa yang berbeda. Kehadiran UMKM seperti ini tidak hanya menggerakkan roda ekonomi keluarga pelaku usaha, tetapi juga memberi kontribusi nyata bagi perekonomian lokal serta memperkuat sektor ekonomi kreatif di Kota Medan.
(Ahmad Mumtaz Albika Musyarrif) Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MMI)