Sejumlah pemilik kucing terlihat datang silih berganti ke shelter tersebut untuk menitipkan anak bulu atau anabul sebelum meninggalkan rumah selama masa mudik. Salah satu pemilik kucing, Silvy, mengaku sudah rutin menitipkan kucingnya di tempat itu setiap kali mudik atau bepergian ke luar kota karena tidak ada orang di rumah yang bisa merawat hewan peliharaannya.
Menurut Silvy, meski saat ini tersedia peralatan otomatis seperti auto feeder atau water fountain, perawatan kucing tetap membutuhkan perhatian manusia, terutama untuk menjaga kebersihan kandang dan pasir kucing. Ia menilai keberadaan shelter menjadi solusi bagi pemilik hewan peliharaan yang harus meninggalkan rumah cukup lama.
Pengelola shelter, Hesthi Desilawati, mengatakan permintaan penitipan kucing biasanya meningkat dua hingga tiga minggu sebelum Lebaran. Bahkan menjelang hari raya, jumlah penitipan sering melebihi kapasitas sehingga pengelola harus menambah kandang. Meski bukan pet hotel, shelter tetap menerapkan aturan kesehatan, seperti mewajibkan kucing yang dititipkan telah divaksin minimal F3 atau F4. Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MUM)