Kisah Inovatif Anggota Polisi Kembangkan Selada Hidroponik, Raup Jutaan Rupiah

Medcom • 15 Januari 2026 12:34
Polewali Mandar: Seorang anggota polisi di Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, berhasil memanfaatkan lahan kosong di pekarangan rumahnya untuk membudidayakan tanaman selada hidroponik. Di sela tugasnya sebagai aparat kepolisian, Aipda Yafet sukses mengembangkan lebih dari 2.000 tanaman selada yang kini menjadi sumber penghasilan tambahan sekaligus penyedia pangan sehat bagi masyarakat.

Dengan menggunakan metode hidroponik, selada ditanam tanpa media tanah, melainkan memanfaatkan air bernutrisi yang dialirkan melalui pipa paralon berukuran tiga inci. Tanaman selada tersebut dapat dipanen dalam waktu 30 hingga 35 hari setelah masa tanam. Setiap harinya, Aipda Yafet mampu memanen sekitar 100 hingga 200 batang selada yang kemudian disortir, dibersihkan, dan dikemas secara rapi sebelum dipasarkan.

Menurut Aipda Yafet, sistem hidroponik menjadi solusi tepat bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan lahan, khususnya di wilayah perkotaan. Usaha yang telah dijalani selama enam bulan terakhir ini tidak hanya memenuhi kebutuhan pasar akan sayuran sehat, tetapi juga membantu menopang perekonomian keluarga. Meski memiliki usaha sampingan, ia menegaskan tetap mengutamakan tugas utamanya sebagai anggota kepolisian.

Dalam pemasaran, selada hidroponik tersebut dijual ke pasar tradisional, dipromosikan melalui media sosial, serta ditawarkan kepada rekan-rekan seprofesi. Dengan harga sekitar Rp7.000 per batang, Aipda Yafet mampu meraup keuntungan hingga jutaan rupiah setiap kali panen. Tingginya permintaan membuatnya berencana memperluas lahan tanam guna meningkatkan produksi ke depannya.

(Ahmad Mumtaz Albika Musyarrif) 

Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News


(MMI)

Medcom Nasional