Pedas dan Segar, Sambal Oen Peugaga Ramai Diburu Jelang Berbuka

Medcom • 11 Maret 2026 17:18
Banda Aceh: Menjelang waktu berbuka puasa, lapak-lapak penjual takjil di Kota Banda Aceh mulai dipadati pembeli. Salah satu menu tradisional yang menjadi buruan warga adalah sambal Oen Peugaga atau lambai daun pegaga.

Kuliner khas Aceh ini terbuat dari bahan utama daun pegaga yang dicampur dengan puluhan jenis dedaunan lain yang diiris sangat halus. Setelah diiris, campuran daun tersebut dipadukan dengan kelapa gongseng, bawang merah, cabai rawit, serta berbagai rempah lainnya.

Perpaduan bahan tersebut menghasilkan cita rasa khas berupa kombinasi segar, pedas, dan gurih. Rasa unik ini membuat sambal Oen Peugaga menjadi salah satu hidangan favorit warga saat berbuka puasa.

Salah seorang penjual sambal Oen Peugaga di pasar takjil Jalan Garuda Banda Aceh, Nursiah, mengaku dalam sehari dapat menjual hingga 100 porsi. Satu porsi sambal tersebut dijual dengan harga sekitar Rp10.000.

Selain rasanya yang khas, daun pegaga juga dikenal memiliki berbagai manfaat bagi kesehatan, di antaranya dipercaya dapat membantu meningkatkan konsentrasi dan daya ingat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News


(MUM)

Medcom Nasional