Tradisi Bubur Suro Sunan Bonang Warnai Ramadan di Tuban

Medcom • 16 Maret 2026 11:16
Tuban: Ramadan di Tuban, Jawa Timur, terasa kurang lengkap tanpa kehadiran bubur suro Sunan Bonang. Setiap sore, aroma santan dan kaldu sapi mengepul dari halaman Masjid Astana di kompleks Makam Sunan Bonang, tempat bubur khas ini dimasak untuk dibagikan kepada masyarakat.

Bubur bercita rasa gurih tersebut dimasak menggunakan beras, daging, kaldu sapi, serta santan kelapa yang menghasilkan rasa khas dengan sentuhan rempah. Tradisi ini telah berlangsung turun-temurun selama puluhan tahun dan menjadi bagian dari kegiatan berbagi saat bulan Ramadan.

Setiap hari, sekitar 12 kilogram tulang sapi dan 10 butir kelapa diolah dalam dua wajan besar. Proses memasak menggunakan kayu bakar dan memakan waktu hampir tiga jam sebelum akhirnya siap dibagikan kepada warga yang datang menjelang waktu berbuka puasa.

Bagi masyarakat setempat, bubur suro bukan sekadar hidangan takjil. Tradisi yang disebut telah dimulai sejak 1937 oleh keluarga Alhamid itu menjadi simbol kebersamaan dan warisan budaya yang terus dijaga setiap Ramadan di kawasan Makam Sunan Bonang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News


(MUM)

Medcom Nasional