Jakarta: Warga Perumahan Taman Alfa Indah, Joglo, Jakarta Barat, memanfaatkan maggot atau larva lalat tentara hitam (black soldier fly) untuk mengolah sampah organik rumah tangga. Inovasi ini menjadi salah satu upaya warga dalam mengurangi timbulan sampah dari sumbernya.
Program pengolahan sampah tersebut berawal dari kewajiban memilah sampah yang diterapkan kepada seluruh warga sejak Agustus. Banyaknya sampah organik dapur yang terkumpul mendorong warga untuk mengembangkan budidaya maggot sebagai solusi pengelolaan sampah yang lebih efektif.
Ketua Kelompok Lingkungan Hidup (KLH) RW 07, Monica, menjelaskan maggot dipilih karena mampu mengurai sampah organik dalam jumlah besar. Selain membantu mengurangi volume sampah, maggot yang telah tumbuh besar juga dapat dimanfaatkan sebagai pakan ternak, sementara sebagian lainnya dibudidayakan kembali untuk menjaga siklus produksi.
Dari total sekitar 24 ton sampah yang dihasilkan warga setiap bulan, sebanyak 12 ton atau sekitar 50 persen berhasil diolah di lingkungan RW. Sementara itu, sekitar 20 persen sampah anorganik disalurkan melalui bank sampah untuk didaur ulang. Keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi wilayah lain dalam menerapkan pengelolaan sampah berbasis masyarakat.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(MUM)