Madiun: Pemanfaatan media sosial membuka peluang baru bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah di daerah. Seperti yang dilakukan Muhammad Lukman, warga Kota Madiun, Jawa Timur, yang sukses mengembangkan usaha ikan cupang dengan memanfaatkan platform digital sebagai sarana pemasaran. Dari rumahnya di Kelurahan Sogaten, Lukman mengelola usaha pembesaran dan penjualan ikan cupang beragam jenis dan warna.
Remaja lulusan sekolah menengah jurusan pariwisata ini merawat ratusan ikan cupang dalam wadah kaca berukuran kecil. Berbagai jenis ikan cupang dibudidayakan, mulai dari pelakat multineon, yellow base multicolor, halfmoon, hingga blue rim. Usaha ini dijalankan secara mandiri dengan perawatan rutin untuk menjaga kualitas ikan agar tetap diminati pasar.
Untuk menjangkau konsumen lebih luas, Lukman memanfaatkan media sosial dengan melakukan siaran langsung secara rutin. Melalui live streaming, ia dapat berinteraksi langsung dengan calon pembeli sekaligus mempromosikan keunggulan setiap ikan cupang yang dijual. Strategi pemasaran digital ini terbukti efektif meningkatkan daya saing UMKM di tengah persaingan pasar.
Dalam satu kali siaran langsung, Lukman mampu mencatat belasan transaksi dengan harga jual ikan cupang berkisar antara Rp10.000 hingga Rp200.000 per ekor. Usaha berbasis ekonomi kreatif ini tidak hanya memberikan tambahan penghasilan, tetapi juga menjadi contoh bagaimana teknologi digital dapat dimanfaatkan sebagai penggerak UMKM dan peluang wirausaha bagi generasi muda di daerah.
(Ahmad Mumtaz Albika Musyarrif)
Cek Berita dan Artikel yang lain di