Pasca Banjir, 270 Sekolah di Aceh Utara Terapkan Kurikulum Darurat

Medcom • 05 Januari 2026 18:16

Aceh: Sebanyak 270 sekolah di Kabupaten Aceh Utara terpaksa melaksanakan proses belajar mengajar dengan kurikulum darurat akibat dampak banjir besar yang melanda wilayah tersebut pada 26 November 2025 lalu. Banjir menyebabkan kerusakan pada berbagai fasilitas sekolah, khususnya perabot dan sarana penunjang pembelajaran. Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Aceh Utara, Jamaluddin, menyampaikan bahwa pelaksanaan pembelajaran memasuki semester genap tetap mengacu pada kalender pendidikan.

 

Pemerintah Kabupaten Aceh Utara berupaya semaksimal mungkin agar kegiatan belajar mengajar tetap dapat berjalan meski dalam kondisi terbatas. Dari total 670 sekolah yang ada, sebanyak 615 sekolah dinyatakan siap melaksanakan pembelajaran pada hari pertama semester genap. Sementara itu, 345 satuan pendidikan dapat menyelenggarakan proses belajar mengajar secara aman dan relatif normal.

 

Namun demikian, masih terdapat sejumlah sekolah yang harus beradaptasi dengan kondisi pasca banjir. Sebanyak 242 sekolah telah membersihkan ruang kelas, tetapi kegiatan belajar mengajar dilakukan secara lesehan karena keterbatasan fasilitas. Selain itu, tiga sekolah lainnya terpaksa menggelar pembelajaran di tenda darurat yang disediakan pemerintah.

 

Sementara itu, bagi siswa yang masih berada di tenda pengungsian, pihak sekolah menerapkan metode jemput bola agar hak pendidikan tetap terpenuhi. Langkah ini diambil untuk memastikan seluruh siswa tetap mendapatkan akses pendidikan meski terdampak bencana, sembari menunggu proses pemulihan sarana dan prasarana sekolah rampung sepenuhnya.

 

(Ahmad Mumtaz Albika Musyarrif)



Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News


(MMI)

Medcom Nasional