Aceh: Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama Pemerintah Kabupaten Bireuen, Aceh, mulai membangun seribu unit hunian tetap mandiri bagi keluarga korban banjir bandang dan tanah longsor. Hunian tersebut diperuntukkan bagi warga yang rumahnya hilang maupun rusak parah akibat bencana.
Pembangunan hunian tetap mandiri ini ditandai dengan peletakan batu pertama yang dilakukan oleh Bupati Bireuen Mukhlis bersama tenaga ahli BNPB, Brigjen TNI (Purn) Yan Namora, di Desa Bale Panah, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen. Program ini menjadi bagian dari upaya percepatan pemulihan pasca bencana bagi masyarakat terdampak.
Bupati Bireuen Mukhlis menyampaikan, pada tahap pertama BNPB akan membangun seribu unit hunian tetap mandiri bagi keluarga yang telah menyelesaikan proses administrasi. Setiap unit rumah ditargetkan dapat diselesaikan dalam waktu dua minggu pengerjaan, sehingga warga dapat segera menempati hunian yang lebih layak dan aman.
Menurut Mukhlis, masyarakat diberikan keleluasaan untuk menentukan lokasi pembangunan rumah sesuai dengan kepemilikan lahan masing-masing, dengan catatan tidak berada di kawasan rawan bencana. Pemerintah berharap program hunian tetap mandiri ini dapat membantu warga bangkit dan kembali menjalani kehidupan secara normal pasca bencana.
(Ahmad Mumtaz Albika Musyarrif)
Cek Berita dan Artikel yang lain di