Jerawat seringkali dianggap sebagai masalah yang hanya dialami oleh remaja, tetapi kenyataannya bayi juga bisa mengalami kondisi serupa. Jerawat pada bayi yang biasa disebut jerawat neonatal, biasanya muncul sebagai benjolan kecil berwarna putih atau merah pada kulit bayi. Jerawat ini biasanya mulai muncul setelah bayi berusia dua minggu atau lebih dan akan hilang dengan sendirinya dalam beberapa minggu.
Beberapa ahli menduga bahwa jerawat bayi mungkin terjadi akibat reaksi peradangan terhadap jenis jamur ragi yang secara alami hidup di kulit bayi. Selain itu, hormon yang diterima bayi dari ibunya selama masa kehamilan, terutama pada akhir kehamilan. Jerawat bayi bisa muncul sebagai reaksi terhadap produk perawatan kulit yang mengandung bahan berminyak atau yang dapat menyumbat pori-pori kulit bayi.
Sumber: Pexels
Hai, Sobat Medcom.id! Kalau kamu punya video peristiwa menarik bisa mengirimkannya ke redaksi@medcom.id
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(rzs)