Pesta Bola 2026 menyajikan dinamika yang penuh kejutan, salah satunya adalah tersingkirnya tim-tim seperti Tunisia dan Turki lebih awal dari fase grup. Performa Turki dianggap sangat mengecewakan karena meskipun diperkuat pemain berbakat seperti Arda Guler dan Hakan Calhanoglu, mereka gagal meraih satu poin pun dan tidak mampu mencetak gol meski telah melepaskan total 62 tembakan dalam dua pertandingan. Di sisi lain, tim-tim non-unggulan memberikan perlawanan luar biasa, seperti Curacao yang menahan imbang Ekuador berkat 15 penyelamatan gemilang kiper Eloy Room, serta Tanjung Verde yang berhasil mengimbangi Uruguay dengan skor 2-2.
Sementara itu, beberapa tim telah menunjukkan dominasinya, termasuk Amerika Serikat dan Meksiko yang dipastikan lolos ke fase gugur. Amerika Serikat di bawah asuhan Mauricio Pochettino tampil lebih agresif dengan perubahan taktis yang cerdas, seperti menempatkan Sergino Dest sebagai inverted fullback untuk meningkatkan daya serang. Turnamen kali ini juga menjadi panggung bagi talenta muda baru serta mencatatkan sejarah penting, seperti kemenangan perdana Mesir sepanjang sejarah keikutsertaan mereka di ajang ini setelah berhasil mengalahkan Selandia Baru dengan skor 3-1.
Hai, Sobat Medcom.id! Kalau kamu punya video peristiwa menarik bisa mengirimkannya ke redaksi@medcom.id
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(rzs)