Siaran Digital Bisa Hentikan Radikalisme

Medcom • 12 Juli 2020 13:05
Ketua Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat Agung Suprio menilai digitalisasi televisi nasional akan menekan potensi gerakan radikal. Sebab, pesan ideologi bangsa melalui siaran televisi bisa tersampaikan secara utuh dan luas.

Agung mencontohkan, siaran televisi di perbatasan Malaysia dan Singapura yang meluber ke wilayah Indonesia. Situasi ini bermasalah karena warga Indonesia yang berada di perbatasan lebih sering menonton tayangan kedua negara tetangga itu.

Siaran televisi Indonesia di perbatasan tidak jernih. Bahkan sebagian titik tidak memperoleh siaran televisi nasional.

Program digitalisasi televisi nasional ini perlu dipercepat guna menghasilkan kualitas penyiaran yang lebih efisien dan optimal untuk kepentingan masyarakat. Digitalisasi juga akan meningkatkan efisiensi kinerja industri penyiaran Tanah Air.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
dan follow Channel WhatsApp Medcom.id

CrossCheck Transformasi digital

CrossCheck Transformasi digital