Sejumlah warga dan pengurus kelenteng menurunkan satu per satu rupang dari altar untuk dibersihkan dan dimandikan. Setelah itu, patung-patung tersebut dikenakan pakaian baru sebagai simbol pembaruan dan penyucian diri sebelum memasuki tahun yang baru.
Dalam tradisi Tionghoa, Kimsin merupakan ritual penyucian yang umumnya dilakukan sekitar tujuh hari sebelum Imlek. Pada masa tersebut, para dewa diyakini naik ke kayangan untuk memberikan laporan, sehingga momen ini dimanfaatkan untuk membersihkan altar dan rupang sebagai bentuk penghormatan.
Ketua Kelenteng Satya Dharma Balikpapan, William Chandra, mengatakan ritual ini bukan sekadar tradisi tahunan, tetapi juga wujud persiapan spiritual umat sebelum memasuki tahun yang baru dengan harapan kehidupan yang lebih baik dan penuh berkah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MUM)