Dalam aksi tersebut, peserta mengenakan atribut bernuansa warna bendera Palestina sebagai simbol solidaritas. Mereka juga menyampaikan dukungan terhadap pasukan penjaga perdamaian Indonesia yang bertugas di bawah misi UNIFIL.
Aksi ini didedikasikan bagi tiga prajurit TNI yang gugur saat menjalankan tugas sebagai penjaga perdamaian di Lebanon. Para peserta menilai insiden tersebut sebagai bentuk serangan terhadap kontingen Indonesia.
Mereka menegaskan bahwa serangan terhadap pasukan perdamaian Indonesia sama halnya dengan serangan terhadap kedaulatan negara, serta mendesak adanya perhatian serius terhadap keselamatan prajurit yang bertugas di wilayah konflik. Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MUM)