Kopi Asiang, Warung Kopi Legendaris Pontianak yang Bertahan Sejak 1958

Medcom • 10 Agustus 2026 14:00
Pontianak: Berkunjung ke Pontianak, Kalimantan Barat, rasanya belum lengkap tanpa mencicipi Kopi Asiang. Warung kopi yang berdiri sejak 1958 ini menjadi salah satu bagian dari sejarah kuliner Kota Khatulistiwa. Usaha ini awalnya bermula dari gerobak sederhana di bawah pohon dan kemudian diteruskan Pak Asiang yang sejak kecil membantu sang ayah berjualan. Memasuki era 1990-an, Pak Asiang mampu membeli sebuah ruko di Jalan Merapi yang kemudian menjadi lokasi Kopi Asiang hingga kini.

Di tengah menjamurnya kedai kopi modern dengan berbagai mesin dan teknologi, Kopi Asiang memilih mempertahankan cara pembuatan kopi secara tradisional. Salah satu tradisi yang paling melekat adalah kopi tarik. Kopi dituang tinggi-tinggi berulang kali sebelum akhirnya disajikan ke dalam cangkir. Cara penyajian tersebut menjadi salah satu ciri khas sekaligus identitas Kopi Asiang. 

“Kalau kita bicara sejarah, Kopi Asiang ini kita mulai dari tahun 1958. Itu kita mulainya dari ayahnya Pak Asiang. Dulu kita belum ada outlet. Kita jualannya dalam bentuk gerobakan dan kakek itu posisinya jual di bawah pohon,” ujar Pengelola Kopi Asiang Generasi ke-3, Wandi. 

Selain kopi tarik panas dan dingin, Kopi Asiang menawarkan berbagai kudapan untuk menemani pelanggan menikmati kopi. Pengunjung juga dapat membeli biji kopi yang telah disangrai sebagai oleh-oleh. Dengan mempertahankan tradisi pembuatan dan penyajian kopi, Kopi Asiang terus menjadi salah satu pilihan kuliner yang dikenal di Pontianak.

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(MUM)

Medcom Nasional