Wakil Gubernur Jakarta Rano Karno secara resmi meluncurkan rangkaian Imlek Jakarta 2026 yang akan berlangsung sepanjang Februari hingga awal Maret. Berbagai ruang publik strategis akan menjadi panggung perayaan, mulai dari Bundaran HI, Jalan MH Thamrin dan Sudirman, Monas, Kota Tua, TMII, hingga Blok M.
Pria yang akrab disapa Bang Dul itu menegaskan, Imlek bukan sekadar festival budaya, melainkan simbol Jakarta sebagai kota yang inklusif dan terbuka bagi seluruh etnis serta tradisi. Rangkaian kegiatan digelar mulai 12 hingga 17 Februari, menghadirkan suasana meriah di jantung Ibu Kota.
Beragam agenda telah disiapkan, mulai dari Lomba Dekorasi Imlek di koridor Sudirman–Thamrin, pertunjukan seni dan video mapping, instalasi seni bertema budaya Tionghoa, hingga Jakarta Light Festival edisi Chinese New Year. Selain itu, Festival Kelenteng Jakarta akan digelar sebagai bentuk penghormatan terhadap warisan spiritual dan sejarah, dengan puncak perayaan Cap Go Meh pada 3 Maret di Pancoran Chinatown Point bekerja sama dengan Perhimpunan Tionghoa Indonesia. Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MUM)