Naas! Selamat Dari Kericuhan, Pria Asal Probolinggo Harus Kehilangan Adik Tercintanya

Rudi UIhaq • 02 Oktober 2022 18:06
Tragedi kericuhan di Stadion Kanjuruhan menyisakan luka mendalam. Salah satu suporter asal Probolinggo, Jawa Timur bisa selamat dari kepungan gas air mata. Namun sayang,ia harus kehilangan nyawa adik tercintanya. Korban selamat tersebut bernama Affandi seorang pria berusia 25 tahun. Menurutnya, saat laga usai suporter Arema tidak ricuh justru kericuhan dipicu oleh aparat keamanan sendiri. Karena banyaknya suporter yang turun ke lapangan, aparat keamanan panik, sehingga menembakan gas air mata ke arah tribun penonton. Massa pun berhamburan menghindari gas air mata, sebagian lagi terjebak dan menghirup pekatnya gas air mata, korban pun akhirnya bergelimpangan. Saat kejadian Affandi terpisah dengan sang adik dan memilih bertahan dengan pekatnya gas air mata, dirinya memanfaatkan bongkahan es batu untuk meluruhkan gas air mata.

Hai, Sobat Medcom.id! Kalau kamu punya video peristiwa menarik bisa mengirimkannya ke redaksi@medcom.id.
(ARV)

Medcom Nasional Aremania Anarkisme Suporter

Bagaimana tanggapan anda mengenai video ini?

LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif