Lupakan Gadget, Siswa Kembali Mainkan Permainan Tradisional

Medcom • 17 Juni 2026 08:00

Semarang: Di tengah kuatnya pengaruh smartphone dan permainan digital, upaya mengenalkan kembali permainan tradisional terus dilakukan. Melalui kegiatan outing kelas di Desa Wisata Kandri, Kota Semarang, puluhan siswa sekolah dasar diajak belajar sambil bermain sekaligus mengenal warisan budaya Nusantara.

 

Berlokasi di kawasan Omah Alas, Desa Wisata Kandri, puluhan siswa kelas 5 SD Kanisius Tlogosari Kulon tampak antusias mengikuti berbagai permainan tradisional seperti gobak sodor, engklek, egrang, bakiak, hingga rangku alu. Suasana penuh tawa dan interaksi menjadi pemandangan yang mulai jarang ditemui di tengah kebiasaan anak-anak bermain melalui layar digital.

 

Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya bermain, tetapi juga belajar tentang kerja sama, komunikasi, dan nilai gotong royong. Pihak sekolah menyebut kegiatan outing kelas rutin dilakukan agar siswa yang tumbuh di lingkungan perkotaan dapat merasakan langsung kehidupan pedesaan, mengenal budaya lokal, serta memahami kearifan masyarakat setempat.

 

Selain permainan tradisional, para siswa juga mengikuti berbagai aktivitas budaya seperti membuat wayang suket, belajar tari tradisional, menabuh lesung, hingga mengenal tata krama masyarakat Jawa. Desa Wisata Kandri pun menjadi ruang edukasi yang mempertemukan generasi muda dengan budaya lokal agar tetap lestari di tengah perkembangan zaman.



Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(MUM)

Medcom Nasional