Slovakia: Permukaan air Sungai Danube yang sangat rendah mengungkap sisa-sisa kapal Wotan, peninggalan Perang Dunia II di Slovakia. Bangkai kapal tersebut kembali terlihat setelah tenggelam selama lebih dari 80 tahun. Rekaman yang diambil pada Senin menunjukkan bagian lambung baja kapal Wotan di perairan dangkal dekat perbatasan Slowakia dan Hungaria.
Surutnya permukaan Sungai Danube juga mengungkap berbagai peninggalan Perang Dunia II di sepanjang aliran sungai. Sebelumnya, pihak berwenang Slowakia menyingkirkan ranjau Inggris seberat sekitar 700 kilogram yang belum meledak. Di Serbia, puluhan kapal Jerman dari Armada Laut Hitam Nazi juga muncul akibat rendahnya permukaan air sungai.
Pasukan Jerman sengaja menenggelamkan sejumlah kapal pada 1944 ketika mereka mundur dari serbuan pasukan Soviet. Beberapa bangkai kapal tersebut masih berisi bahan peledak dan amunisi sehingga berpotensi membahayakan. Menurut perusahaan pengolahan air Slowakia, kapal Wotan sedang berlayar ke hulu pada September 1944 ketika menabrak ranjau yang dijatuhkan pasukan Sekutu selama Perang Dunia II.
Kondisi Sungai Danube yang surut tidak hanya memperlihatkan bangkai kapal Wotan, tetapi juga membuka kembali sejumlah peninggalan sejarah yang selama puluhan tahun berada di bawah permukaan air. Munculnya bangkai kapal dan benda-benda berbahaya tersebut membuat kawasan sungai perlu mendapat perhatian dari pihak berwenang, khususnya untuk memastikan keselamatan masyarakat di sekitar lokasi.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(MUM)